Indikator Kebahagiaan Hidup


TUJUH INDIKATOR KEBAHAGIAAN HIDUP DI DUNIA

Hidup adalah perjuangan, perjuangan dalam memperoleh kebahagiaan atau perjuangan mencapai kesuksesan. Bagi orang yang beragama perjuangan yang dimaksud adalah perjuangan mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat, terlebih kebahagiaan di akhirat. Walaupun tujuan akhir dari kehidupan adalah akhirat dan juga merupakan tujuan setiap individu dalam mencapai kebahagiaan, akan tetapi sebelum akhirat kita hidup di dunia terlebih dahulu yang merupakan bekal untuk menuju akhirat.

Kehidupan di dunia merupakan kehidupan sementara, namun demikian kita tidak boleh apatis dengan kehidupan di dunia. Carilah kebahagiaan di dunia dengan arahan agama, kejarlah dunia dengan sekuat kemampuan namun jangan lupakan kehidupan akhirat.

Ibnu Abbas RA menjelaskan, ada Tujuh Indikator Kebahagiaan Hidup di Dunia, yaitu:

  1. Qolbun Syakirun (hati yang selalu bersyukur), artinya selalu menerima apa adanya (qona’ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur.
  2. Al-Azwaju Shalihah (pasangan hidup yang shaleh/shalihah), pasangan hidup yang shaleh/shalihah akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sakinah.
  3. Al-Auladul Abrar (anak yang shaleh/shalihah), Do’a anak yg shaleh/shalihah kepada orang tuanya dijamin dikabulkan ALLAH, berbahagialah orang tua yang memiliki anak sholeh/solehah.
  4. Al-Biatu Sholihah (lingkungan yang kondusif untuk iman kita). Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang shaleh yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan bila kita salah.
  5. Al-Malul Halal (harta yang halal), bukan banyaknya harta tapi halalnya harta yang dimiliki. Harta yang halal akan menjauhkan setan dari hati. Hati menjadi bersih, suci dan kokoh sehingga memberi ketenangan dalam hidup.
  6. Tafakuh Fid-Dien (semangat untuk memahami agama), dengan belajar ilmu agama, akan semakin cinta kepada agama dan semakin tinggi cintanya kepada ALLAH dan Rasul-NYA. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya.
  7. Umur yang Barokah (umur yang semakin tua semakin shaleh), setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Semakin tua semakin rindu untuk bertemu dengan Sang Pencipta. Inilah semangat hidup orang-orang yang barokah umurnya.

Tujuh indikator di atas merupakan arahan kita untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. semoga apa yang kita inginkan dapat terealisasi dengan penuh ibadah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: