Renungan Tentang Wanita


Renungan Tentang WANITA

kupu-animasi “Kalau isteri sakitkan hati suami, tandanya durhaka pada suami.  Tapi bagaimana jika suami sakiti hati isteri?”

 Jawaban Ustadz: “BERDOSA juga lah, hanya tidak ada istilah  suami durhaka pada isteri”. Tapi suami ditandai Malaikat  sebagai durhaka kepada Allah SWT.

 Karena isteri, rezeki mu bertambah

 Karena isteri, maka lahirlah zuriat mu

 Karena isteri, makan dan pakaian mu terjaga

Karena isteri, tenanglah hati mu

Karena isteri, lembut pemandangan mata mu

Karena isteri adalah satu-satunya manusia yang boleh melihat cela cacat mu yang tersembunyi dari pandangan matamu dan masih menerimamu seadanya.

Janganlah menyakiti hati mereka, ingatlah setiap pengorbanan mereka walaupun kecil di matamu, baginya besar. Setiap peluh yang mengalir dari hasil kerja adalah untuk keluarganya dan setiap airmata yang menitis untuk anak-anak dan suaminya adalah salah satu tanda, dia isteri yang terbaik buat anda dan Insya Allah Sholihah.

Mengapa WANITA sering menangis? Jawab Allah SWT: “Karena WANITA itu unik”. Allah SWT menciptakan wanita sebagai makhluk istimewa:

  • KU kuatkan bahunya untuk menjaga anak-anaknya,
  • KU lembutkan hatinya untuk memberi rasa aman,
  • KU kuatkan rahimnya untuk menyimpan benih manusia,
  • KU teguhkan pribadinya untuk terus berjuang saat yang lain menyerah
  • KU beri dia naluri untuk tetap menyayangi, walaupun dikhianati oleh teman dan disakiti oleh orang yang disayangi

WANITA makhluk kuat, tapi jika suatu saat dia menangis itu kerana KU beri air mata untuk membasuh luka batin & memberi kekuatan baru. Dan WANITA sangatlah istimewa….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: