Arti Sunah


ARTI SUNAH

Kalau kita ditanya apa arti Sunah, pasti jawabannya: kalau di kerjakan dapat pahala dan kalau tidak di kerjakan tidak apa-apa.

Padahal kalau kita mengerjakan Shalat Sunnah Rawatib 12 rakaat, ALLAH menjanjikan rumah di Surga. Bayangkan kalau kita mengerjakannya setiap hari; Kalau kita Shalat Sunnah Fajar, pahalanya lebih baik dari dunia dan seisinya; Seseorag yang Shalat Tahajjud,  ALLAH mudahkan urusannya, doa-doanya terkabul dan ALLAH angkat derajatnya ke tempat yang terpuji. Dijamin masuk Surga dan selamat dari adzab neraka dan dicatat sebagai orang yang berdzikir kepada ALLAH; Kalau kita Shalat Dhuha 2 rakaat, itu sudah mencukupi sedekah 360 persendian dan ALLAH jamin rezekinya; Seseorang yang Shalat ke Masjid, tiap langkahnya diangkat satu derajat dan dihapuskan satu dosa sampai ia masuk ke Masjid. Apabila ia di dalam Masjid, akan dianggap mengerjakan Shalat selama menunggu hingga Shalat dilaksanakan, dan Malaikat terus mendoakannya.

Untuk urusan Sunnah, seharusnya mulai saat ini di mindset kita bukan lagi “kalau di kerjakan dapat pahala, dan kalau tidak di kerjakan tidak apa-apa”, tapi diganti menjadi “kalau di kerjakan akan DAPAT UNTUNG BESAR, dan kalau tidak dikerjakan akan RUGI BESAR”.

Kata-kata ah, itu cuma Sunnah adalah bisikan dari SETAN yang terus dihembuskan agar kita tidak melaksanakan amalan-amalan tersebut.

Seharusnya saat inilah waktunya kita ber lomba-lomba untuk menjadi bertaqwa, mumpung masih di dunia, karena “orang yang beriman belum tentu bertaqwa akan tetapi orang yang bertaqwa sudah pasti dia beriman”. Jangan lupa, KEMATIAN terus bergerak secara konsisten kepada kita dengan kecepatan 60 detik/menit tanpa pernah berhenti untuk beristirahat. Ya betul… Kecepatan kita kembali kepada ALLAH SWT adalah 3600 detik/jam, sesuai dengan firman-NYA:

اقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ مُّعْرِضُونَ

Iqtaraba linnasi hisabuhum wahum fii ghoflatim mu’ridhuun

(Telah dekat kepada manusia hari menghisap segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripada-NYA) – (QS. Al-Ambiyaa: 1)

Sumber: Grup WhatsApp

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: