A’maal


Lafaz a’maal adalah bentuk jamak dari ‘amal yang bermakna pekerjaan dan perbuatan.

Dalam Kamus Al Munjid dijelaskan, ‘amal adalah perbuatan yang disengaja atau dengan maksud.

A’maal mencakup perbuatan hati dan anggota badan, ia mengisyaratkan perbuatan yang berterusan, sebagaimana Allah menerangkan, ya’maluuna lahuu maa yasyaa.

Al Kafawi menyatakan, perbuatan itu dikatakan ‘amaal apabila ia terbit dari fikiran dan renungan. Oleh karena itu, ia dikaitkan dengan ‘ilm, sehingga sebagian sastrawan berkata, lafaz ‘amaal adalah perkataan terbalik dari lafaz ‘ilm. Hal ini mengisyaratkan amal adalah sebahagian dari ilmu. ‘Ilm juga adalah sumber af’al atau perbuatan.

Al ‘amal (amalan) adalah natijah yang timbul dari al ‘amil (orang yang melaksanakan amal itu), sama kedudukannya seperti Al Hukm (hukum) yaitu hasil dari ‘illah (sebab timbulnya hukum itu).”

Lafaz a’maal disebut sebanyak 41 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah :

  • Al Baqarah [2:139] dua kali, [2:167], [2:217];
  • Ali Imran [3:22];
  • Al Ma’idah [5:53];
  • Al A’raf [7:147];
  • Al Anfal [8:48];
  • At Taubah [9:17], [9:37], [9:69];
  • Hud [11:15], [11:111];
  • Ibrahim [14:18];
  • An Nahl [16:63],
  • Al Kahfi [18:103], [18:105];
  • Al Mu’minun [23:63];
  • An Nur [24:39];
  • An Naml [27:4], [27:24];
  • Al Qashash [28:55];
  • Al­ ‘Ankabut [29:38],
  • Al Ahzab [33:19], [33:71];
  • Asy Syura [42:15];
  • Al Ahqaf [46:19];
  • Muhammad [47:1], [47:4], [47:8], [47:9], [47:28], [47:30], [47:32], [47:33], [47:35];
  • Al Hujurat [49:2], [49:14];
  • Al Zalzalah [99:6].

Al Qurtubi ketika menafsirkan ayat 217 surah Al Baqarah:

“Dan siapa yang murtad di antara kamu, maka mereka itu sia-sia amalan-amalannya di dunia dan di akhirat.”

Beliau mengutip penjelasan Ar Rabi’, “Perbuatan-perbuatan buruk yang mereka lakukan, neraka adalah wajib bagi mereka.”

Ibnu Mas’ud dan As Suddi pula berkata, “Perbuatan-perbuatan baik yang mereka tinggalkan akan menjauhkan mereka dari surga. Amalan-amalan baik disandarkan kepada mereka karena mereka disuruh melakukannya, sedangkan amalan­ amalan jahat disandarkan kepada mereka karena mereka melakukannya'”

At Tabari ketika menjelaskan tafsir surah Al Zalzalah [99:6], beliau berkata, “Pada hari kiamat, manusia akan dibangkitkan berkelompok-kelompok dan terpisah di sebelah kiri dan di sebelah kanan bagi diperlihatkan amalan-amalan mereka. Bagi mereka yang berbuat baik di dunia dan taat kepada Allah, maka Allah menyediakan baginya pada hari itu karamah dan kemuliaan sebagai balasan bagi ketaatannya kepada-Nya di dunia. Dan bagi yang berbuat jahat dan melakukan maksiat kepada Allah, maka Allah menyediakan bagi­nya kesengsaraan dan kehinaan di neraka, sebagai balasan bagi perbuatannya dan kekufurannya di dunia.”

Kesimpulannya, lafaz a’maal pada ayat-ayat di atas lebih banyak dikaitkan dengan al ihbat (penghapusan) amalan orang musyrik, kafir, munafik dan sebagainya, dan juga bersifat lebih cenderung kepada perkara keduniaan yang dihiasi oleh syaitan. Tetapi penggunaan sebenarnya lafaz ini bersifat umum, yaitu bagi amalan kejahatan dan kebaikan, seperti yang terdapat dalam surah Al Qashash [28:55], Asy Syura [42:15], Al Ahqaf [46:19], Muhammad [47:30], Al Zalzalah [99:6], dan sedikit sekali disandarkan kepada orang beriman, yaitu pada surah Al­ Ahzab [33:19], [33:71], Muhammad [47:35], dan Al Hujurat [49:14].

Walau bagaimanapun, a’maal adalah perbuatan yang berterusan dan bersifat umum yang didasari oleh pikiran dan renungan. Oleh karena itu, orang menjadi kafir karena ia tahu akan sebuah kebenaran, tetapi mengingkarinya. Sedangkan orang menjadi beriman karena ia tahu akan kebenaran dan berusaha mengikutinya.


Sumber :

Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD. Hal: 5
Al-Quran Perkata dan Tafsir, muslim media.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: