JERITAN HATI


JERITAN HATI

Anakku…

Sebentar kau kan lepas

Dari rona mataku

Sesaat bahagia, sesaat pula kita menjerit

Anakku…

keseharian yang kita lalui

Hanyalah umpama

Antara depan dan belakang

Anaku…

Dekatlah kemari.. kan kutatap dikau

Dari kristal-kristal kebahagiaan

Aku menjerit kaupun menangis

Aku tak tega kau lari

Lariii! Dari dekapan hatiku

Namun saat dan waktu, harus kita berpisah

Pisah dalam jangkauan pandangan mata

Namun… hatilah yang tak mau untuk kita berpisah

Hanya kudo’akan semoga sukses dan bahagia

Dalam berpijak

Di dunia yang penuh fatamorgana

Akhirnya kuucapkan selamat jalan

anakku…

2006

rdha

Iklan

Satu Tanggapan

  1. puisinya ok juga tuuh…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: