Web Buku Digital


Bagi yang memerlukan refrensi buku digital (ebook) tentang buku pendidikan, buku islam, buku umum dan kepengawasan, silahkan kunjungi website berikut ini:

http://gg.gg/Ridwan-WEB

Yang tersebar pada menu E-Pengawasan dan Buku Digital, jangan lupa isi buku tamu yah untuk pengembangan website dan respon teman² semua.

Semoga apa yang saya tampilkan bermanfaat untuk orang banyak.

Game Pendidikan


Dalam kamus bahasa indonesia “game” diartikan permainan. Permainan adalah bagian dari bermain dan bermain juga bagian dari permainan, keduanya ini saling berhubungan. Permaian merupakan kegiatan kompleks yang didalamnya terdapat peraturan, play dan budaya. Sebuah permainan ialah sebuah sistem dimana pemain terlibat dalam konflik buatan, disini pemain bernteraksi dengan sistem konflik dalam permaianan ialah rekayasa atau buatan, dalam permainan terdapat peraturan yang bertujuan untuk membatasi perilakuk pemain dan juga menentukan permainan.
Game berasal dari bahasa inggris yang artinya dasar permainan. Permainan dalam hal ini merujuk pada pengertian kelincahan intelektual yang juga dapat diartikan sebagai arena keputusan dan juga aksi permainnya. Dalam, game ada target-target yang dingin dicapai pemainnya.
Game yang dimaksud dalam artikel adalah ini suatu permainan yang mengandung unsur pendidikan dalam kontennya, karena dibuat memang untuk mengetahui ketercapaian materi tertentu, untuk lebih jelasnya silahkan mencoba game dimaksud.

Game 1: Iman Kepada Qadha dan Qadar

Game 2: Iman Kepada Qadha dan Qadar

MASKER


MASKER

Semenjak tanggal 16 Maret 2020, masker menjadi idola dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Semua orang diwajibkan menggunakan masker dengan dalih kesehatan. Digunakan tidak hanya dalam perjalan, dalam pergaulan pun dianjurkan menggunakan masker. Kenapa masker? karena untuk mencegah COVID-19 yang sedang melanda dunia. Dengan masker setidaknya dapat mencegah penularan COVID-19 yang salah satunya dari droplet manusia saat bicara.

Menurut KBBI versi daring, masker adalah kain penutup mulut dan hidung (seperti yang dipakai oleh dokter, perawat di rumah sakit). Saat isu virus Korona mulai mencuat di Indonesia, banyak orang yang panik memborong masker. Hasilnya, masker sempat menjadi langka di mana-mana. Bahkan masker bedah dan masker N95 yang biasa digunakan petugas kesehatan juga sulit ditemukan.

Masker adalah perlindungan pernafasan yang digunakan sebagai metode untuk melindungi individu dari menghirup zat-zat bahaya atau kontaminan yang berada di udara, perlindungan pernafasan atau masker tidak dimaksudkan untuk menggantikan metode pilihan yang dapat menghilangkan penyakit, tetapi digunakan untuk melindungi secara memadai pemakainya (Cohen & Birdner, 2012). Masker secara luas digunakan untuk memberikan perlindungan terhadap partikel dan aerosol yang dapat menyebabkan bahaya bagi sistem pernafasan yang dihadapi oleh orang
yang tidak memakai alat pelindung diri, bahaya partikel dan aerosol dari berbagai ukuran dan sifat kimia yang berbeda dapat membahayakan manusia, maka NIOSH merekomendasikan masker yang menggunakan filter (Eshbaugh et al, 2009). Baca lebih lanjut

LATIHAN MATERI 4 [ZAKAT]


Latihan Materi 4 ini dilakukan dengan menggunakan QUIZIZ yang diletakkan pada Padlet

Made with Padlet

 

Motivasi Belajar


Motivasi Belajar Dalam Pendidikan

(Tinjauan Etimologi)

1. Pengertian Motivasi

Istilah motivasi berasal dari kata latin “movere” yang artinya bergerak. Adapun pengertian mengenai motivasi menurut para ahli, antara lain: Menurut Teaven dan Smith, konstruksi yang mengaktifkan dan mengarahkan prilaku dengan memberi dorongan atau daya pada organisme untuk melakukan suatu aktivitas. Menurut Chauhan, motivasi adalah suatu proses yang menimbulkan aktivitas pada organisme sehingga terjadi suatu prilaku.

Wordworth, mengggunakan istilah Drive atau motivasi adalah suatu konstruksi dengan tiga karakteristik yaitu intensitas, arah dan persisten. Artinya motivasi dengan intensitas yang cukup akan memberikan arah kepada individu untuk melakukan sesuatu secara tekun dan secara terus menerus (Djaali, 2001). Menurutnya motivasi digelongkan menjadi tiga bagian: Pertama, Organic needs (kebutuhan vital, seperti: makan, minum, dan lain-­lain). KeduaEmergency motives, ditimbulkan karena suatu kebutuhan yang harus terpenuhi dan tergantung pula pada keadaan lingkungan. Ketiga, Objectives motives dan interest (Dakir: 1993). Menurut Eysenk dan kazvan­katuan motivasi dirumuskan sebagai suatu proses yang menentukan suatu tingkatan kegiatan, intensitas, konsistensi, serta arah umum dari tingkah laku manusia, merupakan konsep yang rumit dan berkaitan dengan konsep-konsep seperti minat, bakat, konsep diri, sikap dan sebagainya. Baca lebih lanjut

BELAJAR SABLON


Mengenal Jenis dan Ukuran Screen Sablon Manual

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menerangkan sedikit tentang jenis dan ukuran screen sablon manual, sebagai sabloner pengetahuan tentang jenis dan ukuran screen sangat penting karena berkaitan langsung dengan aktifitas penyablonan. Beda media sablon dan tinta yang digunakan maka beda pula jenis dan ukuran screen sablon yang digunakan, kalau salah pilih tentu hasil sablon tidak akan maksimal seperti yang kita inginkan.

Setiap screen sablon memiliki jenis, ukuran dan fungsi yang berbeda-beda. Ukuran screen sablon biasanya ditandai dengan nomor dan kode tertentu seperti T (tick) atau M (mesh). Di Indonesia sendiri kode yang sering digunakan adalah T (tick) sedangkan M (mesh) biasanya digunakan di Negara eropa. Sedangkan nomor yang tertera sebelum atau sesudah kode menunjukkan jumlah helai kain atau benang yang yang dijahit setiap 1 cm, misalkan screen yang ukurannya 48T atau T48 berarti memiliki 48 benang disetiap 1 cm. Semakin besar nomornya berarti semakin rapat dan kecil pori-pori screen. Besar kecilnya pori-pori inilah yang akan menentukan berapa banyak tinta yang akan di transfer ke media sablon, makin besar pori-porinya makin banyak dan makin tebal tinta yang akan di transfer ke media sablon

Untuk lebih jelasnya berikut saya buatkan daftar jenis dan ukuran screen sablon manual dan fungsinya supaya teman-teman yang baru belajar sablon lebih mudah dalam mempelajarinya.

Baca lebih lanjut

BELAJAR DAN PEMBELAJARAN


BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

(Sebuah Definisi)

 

 

Belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai akibat dari adanya interaksi antara stimulus dan respon, demikian menurut teori behavioristik. Dengan kata lain, belajar merupakan bentuk perubahan yang dialami peserta didik dalam hal kemampuannya untuk bertingkah laku dengan cara yang baru sebagai hasil interaksi antara stimulus dan respon.

Menurut teori ini yang terpenting adalah masukan atau input yang berupa stimulus dan keluaran atau output yang berupa respon. Stimulus adalah apa saja yang diberikan guru kepada peserta didik seperti alat peraga, pedoman kerja atau cara-cara tertentu, untuk membantu belajar peserta didik, sedangkan respon adalah reaksi atau tanggapan peserta didik terhadap stimulus yang diberikan oleh guru, sebagaimana yang dikemukakan oleh Thorndike (dalam Budiningsih, 2004: 21) bahwa belajar merupakan  proses interaksi antara stimulus dan respon. STIMULUS adalah apa saja yang dapat merangsang terjadinya kegiatan belajar seperti pikiran, perasaan atau hal-hal lain yang dapat ditangkap oleh indera. sedangkan RESPON adalah reaksi yang dimunculkan peserta didik ketika belajar, yang juga dapat berupa pikiran, perasaan atau tindakan. Jadi perubahan tingkah laku akibat dari kegiatan belajar itu dapat berwujud konkrit (dapat diamati) atau tidak konkrit (tidak dapat diamati). Baca lebih lanjut

BDR via Padlet Materi 2


Made with Padlet

 

Pembelajaran Via Padlet


Belajar dari rumah (BDR) kali ini dilakukan via padlet
Semoga menyenangkan

Made with Padlet

 

Pendidikan Dalam Keluarga


PENDIDIKAN DALAM KELUARGA

(Tinjauan Sosiologi)

 

A.    Pengertian Keluarga

Seperti diakui para ahli, bahwa keluarga adalah himpunan pertama bagi hidup anak sejak dilahirkan. Dalam keluarga anak mendapatkan pendidikan pertama dalam segala fungsi jiwa, maka dalam hal ini perlu diketahui apa sebenarnya keluarga itu. Dalam mendefinisikan keluarga, penulis mengemukakan beberapa pendapat para ahli, diantaranya :

  1. Menurut Drs. St. Vebrianto: “Keluarga merupakan kelompok sosial kecil yang terdiri dari ayah, ibu dan anak”[1]
  2. Menurut H.S.M. Nasarudin Latif: “Keluarga dapat diartikan satu kesatuan (grup) yang terdiri atas ayah, ibu dan anak-anaknya sebagai unsur intinya atau setidaknya unsur suami dan istri bilamana anak belum ada atau tidak ada sama sekali”[2]
  3. Menurut Subandiroso: “Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang terdiri atas suami, istri dan anak-anak mereka (termasuk anak tiri dan anak angkat).”[3]

Dengan demikian dapatlah disimpulkan bahwa keluarga merupakan satu kesatuan utuh yang di dalamnya terdapat unsur suami, istri dan anak. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: